Good Habit Baru

Ketika kita ingin membuat kebiasaan baru, maka banyak sekali hambatan dan tantangan yang menghambat kita. Karena kecenderungan orang resistensi terhadap sesuatu perilaku baru yang terasa asing dan berat.

Para peneliti brain science dari MIT (2014) menemukan fakta menarik saat pertama kali melakukan perilaku untuk sebuah habit baru, neuron atau sel-sel saraf di kepala kita agak kaget dan ribuan neuron itu perlu kerja keras untuk melakukan kordinasi agar prilaku baru tersebut bisa dijalankan dengan baik.

Maka dalam membuat good habit baru, dengan target perilaku yang kecil dan mudah akan lebih sukses menumbuhkan habit baru secara permanen dibandingkan dengan langsung membuat target yang besar.

Kadang kita ingin membuat good habit baru dengan goal yang sangat muluk. Namun kadang tidak pernah bisa mengeksekusinya dengan baik. Berikut ini contoh habit baru yang sederhana dan mudah :

  • Berjalan kaki tiga menit setiap hari
  • Membaca buku berkualitas satu halaman setiap hari
  • Membaca kutab suci satu ayat setiap hari
  • Makan sayur dan buah minimal satu kali setiap harinya
  • Berangkat ke tempat kerja satu menit lebih cepat dari biasanya
  • Membuat satu kebaikan dengan sesama setiap hari
  • Mempelajari ilmu baru sepuluh menit setiap hari

Kalau kita lihat daftar good habit tersebut sangat sederhana dan mudah. Sepertinya tidak ada yang berat untuk dijalankan dari habit tersebut. Hampir setiap orang bisa melakukannya dengan baik. Ketika perilaku yang sederhana dan mudah ini kita lakukan dengan konsisten dan dalam waktu yang lama, maka kita akan melihat perubahan atas perilaku kita.

Ketika setiap hari kita dengan sangat mudah membaca buku satu halaman, maka beberapa hari berikutnya kita dengan mudah membaca buku lima halaman, sepuluh halaman dan bahkan di waktu tertentu tidak terasa kita sudah terbiasa membaca buku 30 halaman setiap harinya.

Langkah-langkah kecil yang kita lakukan hari ini, menentukan apa akan kita capai di masa depan kita. Baik dalam karir, keluarga, dan kehidupan kita. Maka yang kita perlukan saat ini adalah membuat good habit baru dan mengurangi bad habit baru sebanyak mungkin.

Cange your habits, cange your life

Sudahkah anda membuat habit baru anda di tahun 2020 ini?

Selamat mengeksekusinya..!

Ikan Kuah Asam

Bagi anda pecinta ikan laut tidak ada salahnya mencoba ikan kuah asam.Masakan dari ikan laut ini merupakan seafood khas NTT. Ikan kuah asam berbeda seperti sup ikan yang biasa kita temui di beberapa daerah lainnya. Ikan kuah asam rasanya agak asam, warna kuahnya kuning, dan tidak bersantan.

Ikan Kuah Asam

Untuk menikmati ikan kuah asam di kota kupang anda bisa mengunjungi Depot Pesisir yang terletak di Jl.Timor Raya Kelapa Lima Kota Kupang. Warung makan sederhana ini terletak di depan Hotel Aston. Walaupun sederhana, Depot ini telah dikunjungi oleh beberapa tokoh nasional. Mulai dari bupati, menteri, politisi sampai dengan artis.

Depot Pesisir

Beberapa menu masakan yang ditawarkan seperti nasi campur, ikan bakar, udang bakar, cumi bakar dan kuah ikan asam. Dari sekian menu yang ada yang paling pavorit adalah menu ikan kuah asam.

Kalau anda ingin menikmati masakan laut dengan sensasi yang berbeda, ikan kuah asam salah satu yang harus anda coba.

Selamat menikmati.!

Potret Petani Indonesia

Selain di kota kupang petualangan ke NTT kali ini, lebih seru karena berkesempatan mengunjungi kota larantuka. Larantuka merupakan kota terujung di daratan pulau flores. Kunjungan ke Larantuka melengkapi perjalanan saya menjelajahi kabupaten di pulau flores. Sebelumnya saya berkesempatan mengunjungi kota labuang bajo, bajawa, ruteng, ende,maumere, dan lewoleba.

Bandar Udara Larantuka

Larantuka merupakan ibu kota kabupaten di flores timur. Untuk ke larantuka kita menempuh perjalanan dengan pesawat sekitar 45 menit dari kupang. Jadwal penerbangan dari dan ke kota kupang sebanyak dua kali setiap harinya.

Selama di larantuka saya mengunjungi beberapa desa untuk melihat potensi alam yang ada di daerah tersebut. Beberapa komuditi unggulan seperti kelapa, kopi, jambu mente,lada, vanili, jagung, dan kelor. Bahkan bahan baku kelor merupakan salah satu yang terbaik di indonesia

Namun sayang, melimpahnya sumber daya alam yang ada, masih belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hampir semua pengolahan produk dilakukan di luar daerah. Beberapa harga komuditi unggulan daerah dijual dengan harga sangat murah. Harga komuditi pun, ditentukan oleh tengkulak atau pengepul. Petani hanya bisa pasrah. Tidak punya pilihan. Itulah sebagian potret petani indonesia.

Diperlukan langkah revolusioner dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Sudah saatnya petani indonesia berjaya.

Taman Laut Handayani

Kalau anda pergi ke kota kupang NTT, jangan lupa menikmati kuliner ikan laut. Ikan laut di daerah ini masih fresh dan enak. Di kota ini banyak rumah makan dan restoran yang menjual masakan laut.

Taman Laut Resto

Salah satu resto yang menjual masakan laut adalah Taman Laut Handayani. Resto seafood ini berada di Jl. Timor Raya, Kelapa Lima Kota Kupang. Lokasinya cukup strategis. Sangat dekat dengan beberapa hotel. Bersebelahan dengan Hotel On The Rock, sekitar 100 meter dari Hotel Aston dan berjarak 350 meter dari M-Hotel kupang.

Selain ikan ada beberapa seafood yang ditawarkan seperti udang, cumi, dan juga kepiting. Masakan lautnya fresh dan enak. Biasanya pengunjung akan ramai ketika menjelang sore dan malam hari. Menyantap masakan laut dengan view menghadap ke laut merupakan kenikmatan tersendiri.

Bagi anda pecinta seafood, Taman Laut Handayani bisa menjadi salah satu referensi untuk menikmati sensasi masakan seafood yang fresh dengan pemandangan laut yang indah.

Keputusan Membeli Produk

Beberapa minggu yang lalu, salah satu konsumen kami menceritakan bahwa beliau sudah memiliki produk sejenis seperti apa yang dibeli di tempat kami. Produk yang digunakan masih running well hingga saat ini. Kami penasaran, kenapa konsumen tersebut tetap ngotot membeli produk di tempat kami. Padahal dari informasi yang disampaikan, tidak ada kesan kalau produk dan layanan dari penyedia sebelumnya mengalami masalah. Dari segi harga juga kompetitif. Layanan purna jual juga bagus.

Namun ada hal yang menarik, pada saat beliau ingin mengetahui tentang produk kami, beberapa penyedia lain menceritakan hal-hal negatif tentang perusahaan kami. Bukannya konsumen mundur, justru semakin penasaran dengan produk dan layanan yang kami sediakan. Sampai akhirnya beliau memutuskan untuk membeli produk di tempat kami. Padahal sudah beberapa kali konsumen tersebut melakukan repeat order kepada penyedia sebelumnya.

Konsumen semakin cerdas dalam menentukan produk yang dibeli. Keputusan membeli sebuah produk bukan berdasarkan informasi dari penyedia produk. Informasi dan review dari beberapa sumber dan konsumen, salah satu faktor penting dalam menentukan keputusan membeli.

Melakukan black compaign terhadap kompetitor hanya membuang energi semata. Fokus untuk memberikan solusi kepada konsumen merupakan hal yang menjadi prioritas utama bagi penyedia produk. Bagaimana menurut anda ?

Pentingnya Kualitas Produk

Kemarin saya kebutulan kedatangan tamu, mantan pengusaha furnitur. Beliau menceritakan bagaimana menjalankan usaha furnitur beberapa tahun yang lalu sebelum usahanya ditutup. Usahanya ditutup bukan karena bangkrut, tapi karena banyaknya regulasi yang tidak memihak kepada pengusaha.

Yang menarik dari kisah bisnis pengusaha furnitur ini adalah beliau menerapkan standar kualitas produk dan layanan yang super ketat. Sehingga akibatnya beberapa buyer dari luar negeri harus memohon kepada beliau agar produknya bisa disupplay ke buyer tersebut. Beliau tidak pernah sampai memasarkan produknya kemana-mana, tapi buyer-buyer luar negeri tersebut yang datang mencari beliau karena terkenal dengan kualitas produknya.

“Jika produk yang dihasilkan merupakan solusi bagi customer, maka customer akan datang dengan sendirinya”

Konsentrasi membuat solusi harusnya menjadi tujuan utama bagi semua perusahaan. Jika peningkatan kualitas dan layanan menjadi prioritas utama, maka dengan sendirinya customer akan datang. Banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan, tapi jika kualitas produk maupun layanan tidak ditingkatkan, maka pelanggan pun akan menjauh.

Apakah anda pernah melihat produk yang iklannya berlebihan, namun kualitas produknya sangat standar? Bersediakah anda membeli produk tersebut?

Kangen Ngeblog Lagi

Tak terasa, sudah setahun saya tidak lagi memposting di blog ini. Untung saja tidak sampai lupa password. Hari ini iseng buka blog, ternyata tiap hari ada saja yang datang mengunjungi blog ini. Banyak comment yang terabaikan. Kepada semua teman-teman blogger mohon maaf atas coment-coment yang belum sempat terbalas.

Sehingga saya putuskan, berusaha untuk aktif kembali dan bersilahturahim lagi dengan teman-teman. Terima kasih atas semua comment dan masukannya semoga saya tetap konsisten mengupdate blog ini.