Diantara Meeting dan Olahraga

Melakukan aktivitas rutin di tempat kerja merupakan suatu yang biasa dilakukan oleh para profesional. Padahal aktivitas yang dilakukan secara menoton dan tidak variatif berpotensi menimbulkan kejenuhan dan mengurangi semangat kerja.

Sudah beberapa bulan ini kami tidak pernah lagi mengadakan meeting secara rutin setiap minggunya. Biasanya meeting pagi menjadi ritual wajib bagi para pimpinan departemen pada setiap hari senin. Menghilangkan aktivitas rutin yang berpotensi mendatangkan kejenuhan dan kebosanan menjadi salah satu alasan meeting mingguan ini ditiadakan. Meeting tetap dilaksanakan tetapi disesuaikan dengan kebutuhannya saja. Tidak harus setiap minggu dan tidak pula mewajibkan semua pimpinan departemen untuk terlibat. Namun meeting antar departemen atau dengan direksi bisa dilakukan kapan pun sesuai dengan kebutuhan. Yang menarik adalah kegiatan olahraga bersama tiap minggu masih tetap dilestarikan.

Selayaknya pimpinan perusahaan peka terhadap segala sesuatu yang dapat menghambat proses pertumbuhan perusahaan. Untuk itulah perlu melakukan evaluasi setiap kebijakan yang diambil sesuai dengan perubahan yang terjadi. Jangan sampai memelihara suatu kebiasaan atau aktivitas yang tidak sesuai dengan semangat dan visi perusahaan.

Kalau anda suka meeting atau berolahraga ?

26 thoughts on “Diantara Meeting dan Olahraga

    • Wah mulai sekarang kayaknya sudah harus mulai diet ketat pakde,yang sering olahraga aja susah sekali menjaga tubuh dari penumpukan lemak🙂

    • Biasanya karena terlena menikmati pekerjaan sehingga tidak punya waktu untuk berolahraga dan menjaga pola hidup sehat…

  1. Ditempat saya sekarang ada juga kegiatan rutin meeting yang dihapus karen saya pernah bilang ke boss itu bukan malah memperlancar pekerjaan, tapi general meeting tiap senin tetep ada karena setiap dalam satu minggu ada saja masalah yang berkaitan dengan produksi.

    Masukan bagus juga kalau di jadwalkan olahraga bersama karena lebih mengakrabkan dan siapa tahu bisa meningkatkan kinerja karyawan ya…

    • Benar mbak.meeting yang dilaksanakan secara rutin bukan memperlancar pekerjaan,malah berpotensi menimbulkan kejenuhan….

      Disamping menjaga kekompakan, juga utk menjaga kesehatan agar tetap prima dalam bekerja🙂

    • Yup..semoga semangat dalam berolahraga dan pola hidup sehat slalu dijaga..Meeting dengan topik menarik dan sifatnya tidak rutin bisa menambah semangat🙂

  2. Pas saya magang, tiap jum’at aerobik bersama. Sebagai mahasiswa magang yang baik saya olahraganya di belakang saja. Tapi yang ada saya malah ketawa-ketawa sendiri merhatiin karyawan yang udah tua tapi harus ngikutin beat music yang lumayan cepet. Hehehe…. piss yaa..
    .
    Tapi memang bener kok Pak, olahraga bikin semangat lagi…

  3. Assalaamu’alaikum wr.wb, Aan Subhan…

    Meeting mempunyai agenda tersendiri untuk memantapkan perusahaan juga organisasi. Saya jujurnya, kurang suka hadir meeting kerana banyak faktor yang saya perhatikan kepada pimpinan terting sehingga menyebabkan rasa kejenuhan semua orang.

    Antaranya, terlalu panjang perjalanan meeting tersebut sedangkan boleh disingkat tanpa perlu berbasa basi yang ada ketika tidak mengena kepada tajuk yang dibincang. Selain itu, hanya pengerusi yang memonopoli gelanggang meeting sehingga yang hadir hanya sebagai pendengar dan penonton. Meeting tentu sahaja tidak membosankan kalau diadakan mengikut keperluan penting yang amat sangat bukan mengikut jadual setiap minggu.

    Walau bagaimanapun, olahraga juga harus dititik berat agar kebosanan terhadap kerja bisa dikurangkan dan membawa kepada keceriaan dan kesegaran sebelum memulai tugas semula. Jelaslah, nama-mana perusahaan, pimpinan harus juga memerhatim kebajikan mental dan fizikal karyawannya.

    Salam mesra dari Sarikei, Sarawak.😀

    • Waalaikum salam wr.wb. bunda…

      Ya Bunda…Meeting yang terlalu lama dan menyita waktu sering membuat orang malas dan bosan, apalagi kalau pembahasannya tidak fokus dan bertele-tele. Meeting sebaiknya seperlunya saja sesuai dengan agenda dan tujuan meeting tersebut. Kalau goalnya sudah tercapai meeting sebaiknya dicukupkan..

      Meeting yang hanya didominasi oleh orang-orang tertentu saja, akan membuat suasana meeting menjadi kaku dan menoton. orang-orang yang tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat, maka akan memilih untuk diam dan malah bisa jadi tidak memperhatikan pembahasan meeting.. Jika meeting yang seperti ini dijadwalkan secara rutin, maka sudah pasti membuat orang akan meghindarinya..

      Kutipan terakhirnya menarik Bunda….Bahwa perusahaan harus memperhatikan kesehatan mental dan fisik karyawannya agar bisa menghasilkan kinerja yang lebih baik…

      Thanks

      Salam dari Jogja🙂

    • Ya benar pak..Meeting tidak harus formal tapi bisa dilasanakan dengan suasana yang tidak formal, Misalnya setelah berolahraga langsung meeting…..

  4. olahraga dilanjutkan meeting mungkin lebih asik, dan kondisinya diseting santai serta kekeluargaan, wah bisa lebih seru meeting kaya gitu .. hehhe

    salam sukses selalu .. 🙂

    • Benar Bu..Setelah puas berolahraga langsung meeting malah lebih asyik. Apalagi kalau meetingnya sambil makan2 pasti suasananya lebih asyik dan seru🙂 ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s