Diagnosa Awal yang Menegangkan

Setelah 1 minggu saya disibukkan dengan urusan keluarga dan hampir tidak sempat lagi untuk blogwalking. Penyebabnya karena buah hati kami yang masih berusia 3 tahun  harus dirawat di rumah sakit. Pada hari sabtu pagi tanggl 16 Juli si kecil mengeluh sakit perut. Menjelang siang badannya mulai panas disertai dengan diare. Awalnya kami berencana untuk memeriksanya ke dokter langganan kami yang buka prakteknya sore. Sementara menunggu praktek dokternya buka, kami memberinya obat penurun panas di rumah. Karena panasnya tidak kunjung turun, menjelang sore kami segera membawanya ke rumah sakit terdekat. Setelah dilakukan pemeriksaan dan diberi obat si kecil diperbolehkan pulang. Setelah sampai di rumah kondisinya lumayan membaik. Namun sekitar pukul 23.30 panasnya semakin tinggi dan sempat kejang. Kemudian kami segera membawanya ke rumah sakit yang berbeda dengan sebelumnya, alasannya untuk mendapatkan layanan yang lebih baik.

Detik-detik yang menegangkan itu terjadi pada saat anak kami diperiksa di UGD. Dari ke-3 dokter yang memeriksanya, semuanya mendiagnosa bahwa si kecil diduga mengalami Radang Saluran Otak. Namun untuk memastikan diagnosa awal tersebut, tim medis harus melakukan Lumbal Pungsi. Lumbal Pungsi adalah suatu prosedur untuk mengambil cairan Liquor Cerebro-Spinal (LCS) yang berada di dalam ruang subarachnoid yang melingkari seluruh sistem syaraf pusat. Untuk melakukan tindakan Lumbal Pungsi si kecil diminta untuk istirahat beberapa jam.  Karena tindakan Lumbal Pungsi belum dilaksanakan, Pada pukul 02.30 dini hari saya memutuskan untuk pulang ke rumah. Sementara si kecil hanya ditemani ibunya di rumah sakit.

Sekitar pukul 05 pagi istri saya ditemui oleh tim dokter untuk diminta persetujuan sehubungan dengan dilakukannya tindakan Lumbal Pungsi. Namun istri saya tidak berani menandatangani dokumen persetujuan tersebut tanpa kehadiran saya di rumah sakit. Setelah mendapat informasi tersebut, saya bergegas menuju rumah sakit. Sesampai di rumah sakit saya langsung diminta untuk menandatangani dokumen persetujuan untuk Lumbal Pungsi. Setelah beberapa jam menunggu dengan perasaan yang menegangkan, kami didatangi oleh tim medis dan menyatakan bahwa Lumbal Pungsi tidak jadi dilaksanakan karena kondisi si kecil lumayan membaik. Namun untuk kepastiannya masih menunggu keputusan dokter penanggung jawab si pasien yang dijadwalkan besoknya baru melakukan pemeriksaan.

Pada hari senin tanggal 18 juli setelah dokter penanggung jawab anak kami melakukan pemeriksaan dan berdasarkan hasil lab, disimpulkan bahwa si kecil tidak ada masalah di bagian otak, tetapi terdapat bakteri E Coli yang menyebabkan si kecil diare. Dan Alhamdulillah pada hari jumat tanggal 22 juli si kecil sudah diperbolehkan pulang ke rumah. Setelah kami berkonsultasi dengan dokter ternyata Bakteri E Coli sendiri salah satu penyebabnya adalah masalah air minum, disamping terdapat di beberapa makanan bahkan di troli belanja yang sering kita pakai di supermarket. Dan kami baru menyadari kalau di rumah, kami tidak pernah merebus air mineral yang dikonsumsi oleh si kecil. Kami percaya saja kalau air meneral pasti lebih sehat dan hegienis. Kebutulan teman saya cerita bahwa dia pernah memergoki warung langganannya membeli air mineral bermerk,ternyata disuplay oleh pengusaha air isi ulang. Jeleknya warung tersebut tetap mengklaim bahwa air yang dijual asli. Sementara si penyuplai air isi ulang tersebut berterus terang bahwa air yang dijual adalah air isi ulang dan harganya pun jauh di bawah harga air mineral asli.

Kalaupun anda tidak merebus air mineral yang anda konsumsi, pastikan warung tempat anda membeli air mineral dalam galon disuplay oleh mobil box resminya. Untuk warung yang sering diantar oleh pengendara sepeda motor patut anda waspadai. Karena bisa jadi air mineral tersebut palsu dan kita kesulitan membedakan mana yang asli dan palsu karena kemasannya sama persis.

Iklan

22 thoughts on “Diagnosa Awal yang Menegangkan

  1. oknum2 yg tak bertanggung jawab sekarang makin merajalela ya pak, hanya menginginkan keuntungan yg tak seberapa saja sampai tega2nya melakukan perbuatan yang tidak baik.

    sehat selalu untuk si kecil pak..

  2. ditiap kejadian pasti ada hikmahnya ya pak, semoga bapak sekeluarga lebih hati2 dalam membeli dan mengkonsumsi air mineral..

    salam hangat dari Palembang 🙂

    • Betul ibu. Dari kejadian ini saya baru sadar, padahal info dari teman saya tentang kasus memalsukan air mineral sudah sekitar 1 bulan yang lalu…..

      Salam hangat dari Jogjakarta

  3. Waduh ngeri juga ya Mas dampak air ke anak kecil. Meski sama sama air kemasan, mending beli yang mahal dan merk sekalian. Tapi ya sekarang masalahnya banyak yg palsu.

    Gimana anaknya udah sembuh? Semoga segera sehat ya Mas.

    • Justru karena air mineral yang mahal dan bermerk terkenal itulah yang dipalsukan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

      amiin…Alhamdulillah si kecil udah sembuh….

      Thanks

  4. Emang sebaiknya kita pake air minum hasil masak sendiri sih kang, lebih terjamin. Btw emang kenapa ga masak aer sendiri kang, kan ga terlalu sulit dan lama (_ _”)

  5. mas subhan, baru baca tentang sikecil. iya bener mas, aku liat anak2nya kakakku semua air minumnya direbus dl. anak kecil soalnya rawan… mudah2an sehat walafiat terus ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s