Ketergantungan Customer

Seperti biasa setiap menjelang hari Raya Idul Fitri beberapa tim yang sedang berada di lokasi proyek ditarik untuk menikmati liburan lebaran bersama keluarganya. Namun setiap melakukan proses penarikan tim di lapangan hampir selalu diwarnai dengan proses negosiasi karena ada beberapa customer yang merasa keberatan. Hal ini terjadi karena beberapa customer kami adalah perusahaan atau instansi yang merupakan layanan publik dengan tidak mengenal hari libur nasional atau apapun. Kecuali untuk tim manajemen dan non fungsional yang tetap libur seperti perusahaan atau instansi pemerintah pada umumnya.

Keberatan yang sering dijadikan alasan pihak customer adalah mereka takut jika terjadi trouble pada sistem mereka, sementara tim kami tidak berada dilokasi yang akhirnya mengharuskan tim IT customer lah yang menghandle permasalahan yang terjadi. Padahal untuk kasus-kasus tertentu tim IT customer sendiri masih belum mampu memberikan solusi kepada user terkait. Secara fungsi sebenarnya tim IT customer dipersiapkan untuk mensupport kepentingan user di internal perusahaan atau instansi tersebut. Namun keberadaan tim kami di lapangan tidak dimanfaatkan dengan baik oleh customer dalam hal meningkatkan kemampuan teknis mereka. Malah sebaliknya, selama masih ada tim dari penyedia jasa, pekerjaan yang seharusnya menjadi tanggung jawab mereka pun dibebankan kepada penyedia jasa. Yang akhirnya mengakibatkan ketergantungan customer kepada penyedia jasa.

Ketergantungan customer kepada penyedia jasa merupakan sesuatu yang wajar. Namun sudah selayaknya ketergantungan tersebut disikapi dengan bijak oleh penyedia jasa sebagai momen untuk selalu meningkatkan kualitas produk dan layanan supaya customer tetap merasa nyaman di dalam situasi apapun.

Iklan

6 thoughts on “Ketergantungan Customer

    • Memang secara bisnis pastinya penyedia jasa sangat diuntungkan dengan ketergantungan customer karena mereka selalu membutuhkan produk atau layanan dari penyedia jasa tersebut ….

  1. Memang, bisnis JASA agak ribet dikit dibandingkan dengan bisnis jasa. Salah satu kunci solusinya adalah menambah karyawan. Memberi tugas pelayanan kepada mereka. Sehingga tugas owner bisa lebih ringan dan mudah.

    • Kalau untuk pendelegasian tugas sudah sangat jelas dan untuk masalah-masalah teknis sudah bisa dihandle oleh tim teknis dilapangan tanpa keterlibatan direksi…

  2. kalau sudah terbiasa begitu pasti sulit ya mas bagi penyedia jasanya utk belajar tak tergantung lagi. Sama seperti membiasakan budaya baru sama sama sulitnya dgn memulai kebiasaan yg baru. Tapi kalo emang ada niat sih Insya Allah bisa kok 🙂

    • Secara bisnis penyedia jasa pasti akan diuntungkan karena customer tersebut selalau membutuhkan produk/jasa dari penyedia jasa tersebut. Namun keberadaan tim IT customer menjadi mubazir Jika tidak dapat menjalankan fungsinya dengan baik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s