Pimpinan tanpa Memimpin

Ternyata lumayan sulit menghadapi organisasi atau perusahaan, yang mana semua keputusan berada di tangan owner. Walaupun secara struktural perusahaan tersebut sudah mempunyai direktur/pimpinan. Namun pimpinan di sini hanya sebagai boneka owner. Semua keputusan berada di tangan owner. Pimpinan hanya menjalankan kebijakan yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh sang owner. Kebijakan yang sudah dirumuskan oleh pimpinan bisa berubah jika sang owner tidak menyetujuinya.

Ketika sang pimpinan menentukan kebijakan untuk menggunakan produk atau layanan tertentu untuk kebutuhan internal perusahaan. Secara sepihak sang owner sudah menunjuk salah satu provider untuk mengerjakan proyek tersebut tanpa sepengetahuan sang pimpinan. Yang lebih aneh lagi penunjukan tersebut tidak melalui prosedur. Tiba-tiba saja ada keputusan yang menunjuk salah satu provider tanpa melalui mekanisme yang berlaku di perusahaan tersebut. Jika demikian halnya, maka pimpinan tidak bisa berkutik hanya menjalankan kebijakan saja walaupun dia sendiri tidak setuju dengan pilihan sang owner.

Jika pimpinan perusahaan atau organisasi tidak diberikan kewenangan untuk menentukan kebijakan? sudah bisa dipastikan pimpinan tersebut tidak akan  mampu  mengembangkan kemampuan terbaiknya dalam menjalankan organisasi atau perusahaan.Sangat mustahil bisa menghasilkan kinerja perusahaan yang produktif dan inovatif sementara kewenangannya sebagai pimpinan tidak diberikan.

Bersediakah anda menjadi pimpinan tanpa memimpin?

8 thoughts on “Pimpinan tanpa Memimpin

  1. dalam organisasi yang sudah mature dan mengimplementasikan good corporate governance, akan terlaksana suatu Segregation of Duty (SOD). dalam SOD ditetapkan siapa melakukan apa. dan kepatuhan (compliance) atas kebijakan SOD yang diterapkan secara berkala akan diaudit.

    dalam kasus perusahaan privat, most likely, memang terserah owner aja. hidup matinya sangat tergantung pada kelihaian owner seorang.

    • Dengan ketergantungan yang sangat tinggi kpd owner sehingga akan menambah birokrasi dalam proses pengambilan keputusan…

  2. menjadi pimpinan tanpa memimpin? hmmm asal posisi aman, ngak di gangu orang. trus gajian gede. di buat invest. trus jadi bisnis man. trus kabur deh dari perusahaan nya.

    jadi bisnisman sejati

    • wah mantabbb mas bayu….tapi setelah jadi bisnisman harus bisa membuat sistem yang baik ya. So kalau ditinggal pergi kemana-mana perusahaan tetap berjalan dengan baik,malah kalau bisa semakin tidak ada keterlibatan ownernya di perusahaan tambah maju :)….

  3. Jadi pimpinan tanpa memimpin, artinya seperti hanya jadi boneka dong. Terus gunanya hanya sebagai ikon, ya? Aduh. Ataukah si Pimpinan ini sebenarnya memimpin tapi dari sisi yang berbeda? Kok saya bingung sendiri…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s