Pelajaran Bisnis dari Penjual Bubur Ayam

Pagi tadi saya ikut menemani anak membeli bubur ayam. Kebutulan si kecil yang baru saja sembuh dari sakit merasa nyaman dengan makanan yang lembut ini. Setelah memesan 2 mangkok bubur ayam dan memberikan uang kepada si penjual bubur. Bukan hanya uang kembalian yang saya dapatkan, tapi informasi penting bagi pelanggan bubur ayam. “Pak, Per 1 april besok harga bubur ayamnya naik ya”. saya hanya bisa senyum-senyum mendengarnya. Saya tidak perlu menanyakan berapa porsen kenaikannya.

Yang menarik bagi saya adalah betapa cerdasanya si penjual bubur ayam ini dalam menjaga loyalitas pelanggannya. Karena penting bagi perusahaan atau penyedia produk untuk memberikan informasi mengenai produk atau layanan kepada pelanggannya. Si penjual bubur ayam tersebut bisa saja tidak perlu repot-repot memberikan informasi akan adanya kenaikan harga bubur ayamnya. Toh semua pelanggannya akan maklum, dengan adanya kenaikan BBM pastinya beberapa harga barang ikut merangkak naik. Lagi pula saya juga bukan pelanggan setianya. Hanya saat -saat tertentu saja kami membeli bubur ayamnya. Namun bagi si penjual bubur ayam ini semua pelanggannya tetap mendapatkan layanan terbaik. Termasuk dalam hal mengkomunikasikan akan adanya perubahan harga jauh-jauh hari sebelum kenaikan harga tersebut dilakukan.Hal ini dilakukan agar pelanggannya tidak kaget atau sudah siap dengan perubahan harga yang terjadi.

Padahal di luar sana sering kali kita mendapatkan penawaran harga barang tertentu yang disertai dengan catatan yang ditulis miring atau dengan huruf kecil “Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu”. Betapa kecewanya kita jika penawaran harga resmi  yang kita dapatkan sebelumnya ternyata sudah mengalami kenaikan harga tanpa adanya konfirmasi mengenai perubahan tersebut.

10 thoughts on “Pelajaran Bisnis dari Penjual Bubur Ayam

  1. penjual bubur itu memang jeli, ia bisa mendompleng promosi dari isu kenaikan BBM, bagus dan kemakluman kenaikan karena BBM oleh semua orang bisa dijadikan untuk menciptakan enggagement🙂

  2. siap menyambut bulan april, siap menyambut harga2 yang melonjak naik..😐

    tapi penjual bubur ayam disini kok gk ada yang blang gitu ya mas, semoga saja itu pertanda kalau bubur ayam disini tidak ikutan naik harganya.. hehe

  3. Wah cerita singkat tapi sangat berarti..

    Betapa kadang kita sering mengabaikan orang lain, padahal belajar itu bisa dimana saja dan dengan siapa saja.. Terima kasih mas, cerita ini makin mengingatkan saya agar tidak membatasi ruang dan waktu untuk belajar..

    • semua orang bisa menjadi inspirasi bagi org lain…Jangan liat siapa yang berbicara tapi liatlah apa yang ia katakan….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s