Potret Petani Indonesia

Selain di kota kupang petualangan ke NTT kali ini, lebih seru karena berkesempatan mengunjungi kota larantuka. Larantuka merupakan kota terujung di daratan pulau flores. Kunjungan ke Larantuka melengkapi perjalanan saya menjelajahi kabupaten di pulau flores. Sebelumnya saya berkesempatan mengunjungi kota labuang bajo, bajawa, ruteng, ende,maumere, dan lewoleba.

Bandar Udara Larantuka

Larantuka merupakan ibu kota kabupaten di flores timur. Untuk ke larantuka kita menempuh perjalanan dengan pesawat sekitar 45 menit dari kupang. Jadwal penerbangan dari dan ke kota kupang sebanyak dua kali setiap harinya.

Selama di larantuka saya mengunjungi beberapa desa untuk melihat potensi alam yang ada di daerah tersebut. Beberapa komuditi unggulan seperti kelapa, kopi, jambu mente,lada, vanili, jagung, dan kelor. Bahkan bahan baku kelor merupakan salah satu yang terbaik di indonesia

Namun sayang, melimpahnya sumber daya alam yang ada, masih belum mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hampir semua pengolahan produk dilakukan di luar daerah. Beberapa harga komuditi unggulan daerah dijual dengan harga sangat murah. Harga komuditi pun, ditentukan oleh tengkulak atau pengepul. Petani hanya bisa pasrah. Tidak punya pilihan. Itulah sebagian potret petani indonesia.

Diperlukan langkah revolusioner dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat khususnya petani. Sudah saatnya petani indonesia berjaya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s