Keputusan Membeli Produk

Beberapa minggu yang lalu, salah satu konsumen kami menceritakan bahwa beliau sudah memiliki produk sejenis seperti apa yang dibeli di tempat kami. Produk yang digunakan masih running well hingga saat ini. Kami penasaran, kenapa konsumen tersebut tetap ngotot membeli produk di tempat kami. Padahal dari informasi yang disampaikan, tidak ada kesan kalau produk dan layanan dari penyedia sebelumnya mengalami masalah. Dari segi harga juga kompetitif. Layanan purna jual juga bagus.

Namun ada hal yang menarik, pada saat beliau ingin mengetahui tentang produk kami, beberapa penyedia lain menceritakan hal-hal negatif tentang perusahaan kami. Bukannya konsumen mundur, justru semakin penasaran dengan produk dan layanan yang kami sediakan. Sampai akhirnya beliau memutuskan untuk membeli produk di tempat kami. Padahal sudah beberapa kali konsumen tersebut melakukan repeat order kepada penyedia sebelumnya.

Konsumen semakin cerdas dalam menentukan produk yang dibeli. Keputusan membeli sebuah produk bukan berdasarkan informasi dari penyedia produk. Informasi dan review dari beberapa sumber dan konsumen, salah satu faktor penting dalam menentukan keputusan membeli. 

Melakukan black compaign terhadap kompetitor hanya membuang energi semata. Fokus untuk memberikan solusi kepada konsumen merupakan hal yang menjadi prioritas utama bagi penyedia produk. Bagaimana menurut anda ?

Iklan

Meeting dipindah

Setelah beberapa minggu jadwal meeting reguler sempat tertunda. Hari ini meeting sudah mulai dilaksanakan. Untuk mencari suasana baru, meeting sengaja dilaksanakan di tempat terbuka (Gazebo).

Meeting baru berjalan sekitar 1 jam, tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Awalnya kami tetap melanjutkan meeting walaupun hujan. Setelah Gazebo tidak bisa lagi membendung air hujan yang sudah mulai membasahi tempat duduk karena angin kencang,akhirnya kami pun terpaksa kembali melanjutkan meeting di ruangan tertutup seperti biasa.

Meeting masih bisa santai khan walaupun di rungan tertutup..?

Komitmen Menulis

Belum lama ini saya mengunjungi salah satu blog dengan page rank tinggi. Wah ternyata luar biasa komitmennya dalam mengupdate blog. Minimal ada satu posting setiap harinya. Karena hingga saat ini content merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pengunjung blog. Membuat tulisan setiap hari bukan perkara yang mudah bagi sebagian orang. Untuk masalah materi atau tema tulisan bukan perkara yang sulit, karena informasi bertebaran di mana-mana. Namun dalam menulis terkadang butuh mood dan konsentrasi.

Untuk satu tulisan bisa dikerjakan hanya dalam beberapa menit saja jika moodnya sedang bagus. Namun terkadang dalam beberapa minggu belum bisa membuat satu tulisan pun.

Keberadaan blog ini semata-mata hanya sebagai sarana untuk belajar menulis. Belajar merangkai apa yang tersirat dalam pikiran. Terlepas dari ada tidaknya pengunjung blog. Komitmen untuk menulis setiap hari menjadi inspirasi yang patut dicontoh. Paling tidak bisa menghasilkan satu tulisan setiap minggunya. Bagaimana dengan anda…!?

Aktivitas di Hari Libur

Setelah melakukan berbagai aktivitas rutin yang padat di hari kerja. Biasanya orang-orang sibuk mengisi waktu liburan dengan berbagai macam aktivitas. Seperti hari libur ini, beberapa teman sejawat yang kebutulan banyak yang masih bujangan sudah pada siap-siap untuk shopping ke mall. Membobol isi ATM dengan berbelanja menjadi pelarian untuk mengisi waktu liburan di luar kota.

Saya sendiri memilih untuk berdiam diri di rumah sambil berSosMed dengan beberapa teman Virtual saya. Setelah puas bercengkrama di internet, kemudian saya lanjutkan dengan berolahraga sambil melihat pemandangan kota. Hari libur yang benar-benar saya nikmati…!!

Kebahagiaan bukan dicari, tapi harus selalu kita ciptakan dalam kondisi dan situasi apapun. Setiap masalah yang kita hadapi pasti ada maknanya. selalu ada pelajaran yang berharga dari setiap persoalan yang kita hadapi.

Selalu bersyukur dengan apa yang sudah kita capai hari ini. Mensyukuri setiap langkah dan keberhasilan sekecil apapun itu. Sehingga hidup ini menjadi bermakna dan berwarna.

Bekerja dari Ruang Perawatan Pasien

Sudah dua hari ini saya harus mengerjakan tugas-tugas kantor dari ruang perawatan pasien rumah sakit, karena salah satu anggota tim kami harus menjalani perawatan di rumah sakit. Kebutulan saja saya sedang berada di lokasi proyek, sehingga saya pun bisa ikut menjadi penunggu pasien.

Nah yang jadi masalah mengenai koneksi internet di ruang perawatan pasien yang putus sambung. Untuk kebutuhan koneksi internet saya harus ke ruang  EDP yang letaknya di lantai tiga rumah sakit, disini saya bisa mendapatkan sinyal walaupun tidak bisa dibilang bagus minimal tidak putus sambung.

Karena intensitas saya yang banyak di ruang perawatan pasien, sehingga untuk kebutuhan koordinasi atau meeting dengan kastomer, mereka terpaksa harus menyambangi kami ke ruang perawatan. Untung saja mereka mau memaklumi kondisi yang kami alami. Kepercayaan dan pengertian kastomer seperti ini menjadi motivasi bagi kami untuk bisa memberikan services yang lebih baik dengan kastomer.

Hampir Ketinggalan pesawat….

Perjalanan keluar kota kali ini agak berbeda dengan perjalanan yang sebelumnya. Penerbangan dari jakarta ke kota tujuan dengan maskapai dan jadwal penerbangan yang sama biasanya pasti terlambat (delay). untuk jadwal 09.40 selalu saja berubah menjadi pukul 11.00 dan saya tidak tahu alasan pastinya tapi ini sudah sering terjadi dan kayaknya hanya untuk kota tujuan saya ini yang schedulenya berubah seperti ini.

Mungkin karena seringnya pesawat delay, saya begitu santai menuju ruang tunggu keberangkatan. Untuk menghindari kebosanan, saya berinisiatif untuk browsing di ruang tunggu bandara. Saya sebenarnya sudah berada di ruang tunggu sejak pukul 09.00 sementara schedule keberangkatan pesawat pukul 09.40. Karena keasyikan browsing saya tidak mendengar dengan jelas panggilan petugas yang meminta penumpang untuk segera naik ke pesawat. Saya pikir itu panggilan penumpang untuk tujuan kota lain, Karena ruang tunggu yang sama juga dipakai oleh penumpang dengan tujuan kota lain dan jarum jam pun  masih menunjukkan pukul 09.10.

Ketika ruang tunggu sudah sepi dari penumpang, saya baru curiga dan akhirnya sayapun menanyakan ke petugas maskapai dan di luar dugaan ternyata benar bahwa pesawat yang saya tumpangi sudah mau take off. Akhirnya dengan langkah seribu saya pun bergegas naik ke pesawat dan Alhamdulillah pintu pesawat belum ditutup. Ternyata operator maskapai penerbangan kita sudah mulai memberikan perhatian yang serius terhadap hak-hak konsumen dan ini sudah seharusnya dilakukan untuk menjaga loyalitas konsumen.