Pentingnya Kualitas Produk

Kemarin saya kebutulan kedatangan tamu, mantan pengusaha furnitur. Beliau menceritakan bagaimana menjalankan usaha furnitur beberapa tahun yang lalu sebelum usahanya ditutup. Usahanya ditutup bukan karena bangkrut, tapi karena banyaknya regulasi yang tidak memihak kepada pengusaha.

Yang menarik dari kisah bisnis pengusaha furnitur ini adalah beliau menerapkan standar kualitas produk dan layanan yang super ketat. Sehingga akibatnya beberapa buyer dari luar negeri harus memohon kepada beliau agar produknya bisa disupplay ke buyer tersebut. Beliau tidak pernah sampai memasarkan produknya kemana-mana, tapi buyer-buyer luar negeri tersebut yang datang mencari beliau karena terkenal dengan kualitas produknya.

“Jika produk yang dihasilkan merupakan solusi bagi customer, maka customer akan datang dengan sendirinya”

Konsentrasi membuat solusi harusnya menjadi tujuan utama bagi semua perusahaan. Jika peningkatan kualitas dan layanan menjadi prioritas utama, maka dengan sendirinya customer akan datang. Banyak cara yang dilakukan untuk meningkatkan penjualan, tapi jika kualitas produk maupun layanan tidak ditingkatkan, maka pelanggan pun akan menjauh.

Apakah anda pernah melihat produk yang iklannya berlebihan, namun kualitas produknya sangat standar? Bersediakah anda membeli produk tersebut?

Pelajaran Bisnis dari Penjual Bubur Ayam

Pagi tadi saya ikut menemani anak membeli bubur ayam. Kebutulan si kecil yang baru saja sembuh dari sakit merasa nyaman dengan makanan yang lembut ini. Setelah memesan 2 mangkok bubur ayam dan memberikan uang kepada si penjual bubur. Bukan hanya uang kembalian yang saya dapatkan, tapi informasi penting bagi pelanggan bubur ayam. “Pak, Per 1 april besok harga bubur ayamnya naik ya”. saya hanya bisa senyum-senyum mendengarnya. Saya tidak perlu menanyakan berapa porsen kenaikannya.

Yang menarik bagi saya adalah betapa cerdasanya si penjual bubur ayam ini dalam menjaga loyalitas pelanggannya. Karena penting bagi perusahaan atau penyedia produk untuk memberikan informasi mengenai produk atau layanan kepada pelanggannya. Si penjual bubur ayam tersebut bisa saja tidak perlu repot-repot memberikan informasi akan adanya kenaikan harga bubur ayamnya. Toh semua pelanggannya akan maklum, dengan adanya kenaikan BBM pastinya beberapa harga barang ikut merangkak naik. Lagi pula saya juga bukan pelanggan setianya. Hanya saat -saat tertentu saja kami membeli bubur ayamnya. Namun bagi si penjual bubur ayam ini semua pelanggannya tetap mendapatkan layanan terbaik. Termasuk dalam hal mengkomunikasikan akan adanya perubahan harga jauh-jauh hari sebelum kenaikan harga tersebut dilakukan.Hal ini dilakukan agar pelanggannya tidak kaget atau sudah siap dengan perubahan harga yang terjadi.

Padahal di luar sana sering kali kita mendapatkan penawaran harga barang tertentu yang disertai dengan catatan yang ditulis miring atau dengan huruf kecil “Harga sewaktu-waktu dapat berubah tanpa pemberitahuan terlebih dahulu”. Betapa kecewanya kita jika penawaran harga resmi  yang kita dapatkan sebelumnya ternyata sudah mengalami kenaikan harga tanpa adanya konfirmasi mengenai perubahan tersebut.

Berburu Tiket

Beberapa hari yang lalu saya mendapat kabar,kalau terjadi perubahan jadwal kegiatan dengan partner di jakarta. Karena alasan tertentu akhirnya harus mundur sampai dengan minggu depan. Yang bikin repot kalau ada kegiatan di jakarta yang kebutulan menjelang harpitnas atau weekend, maka sudah bisa dipastikan untuk mendapatkan tiket pulang ke yogyakarta susah.Hal itulah yang sering membuat si mbak yang mengurus masalah tiketing harus pontang panting mencari keberadaan tiket. Setelah tidak berhasil mendapat tiket pesawat karena sudah penuh semua.Sekarang beralih ke armada lain dengan berburu tiket kereta api. Petugas yang beli sudah capai-capai ke stasion untuk mendapatkan tiket ternyata masih saja pulang dengan tangan hampa. Jangankan eksekutif, yang bisnis dan ekonomi pun sudah habis terjual.

Sebenarnya saya sudah meminta si mbaknya untuk mencarikan informasi travel atau bus saja. Sebagai orang yang selalu merasa tidak betah berlama-lama di jakarta, menggunakan armada apapun nggak menjadi masalah yang penting segera pulang. Kalau urusan kerjaan selesai sehari ya malamnya sudah harus pulang.Bukannya saya tidak mencintai jakarta. Tapi saya belum bisa menikmati suasana kota jakarta. Entah kenapa saya masih bisa menikmati beberapa kota di kalimantan, sulawesi,sumatera, NTB, bahkan beberapa kota kecil di NTT. Padahal beberapa teman langsung down kalau kebutulan ditugaskan atau sekedar ada kegiatan di kota-kota kecil tersebut.

Sementara si mbaknya sibuk mencari informasi travel dan bus, saya iseng menelpon contact center PT. Ketera Api. Di luar dugaan,Alhamdulillah saya masih mendapatkan 1 seat yang eksekutif lagi. Padahal info dari petugas loket di stasion tugu yogyakarta semua tiket kereta baik eksekutif, bisnis, dan tidak terkecuali ekonomi pun sudah habis terjual.Apakah ini hanya masalah miskomunikasi petugas atau memang kuota untuk penjualan di loket sengaja dibatasi supaya orang lebih sering menggunakan layanan Contact Center? Enaknya lagi pemesanan tiket melalui Contact Center ini tersedia 24 jam dan dilayani 40 hari sampai dengan 6 jam sebelum keberangkatan KA yang bersangkutan.

Ada yang pernah memesan tiket via Contact Center ? Semoga layanan transportasi Kereta Api semakin hari semakin baik. Amiin..

Liburan Lebaran

Seperti biasanya hari terakhir masuk kerja menjelang libur lebaran tiba,suasana kantor menjadi ramai. Beberapa teman sejawat yang dalam beberapa bulan hidup merantau di lokasi proyek, hari ini sudah mulai masuk kantor. Dengan beragamnya karakter dan perbedaan budaya customer, mempunyai pengalaman dan kesan tersendiri bagi teman-teman yang sedang menjalankan tugas di lapangan.

Selama menjalan tugas di lapangan bersama customer, pastinya banyak hal yang bisa dijadikan pelajaran untuk meningkatkan efektifitas kerja dalam meningkatkan layanan. Jadikan semua feedback dari customer sebagai alat untuk melakukan pembenahan dan peningkatan kemampuan dalam memberikan layanan terbaik kepada customer.

Selamat menikmati liburan panjang bersama dengan orang-orang yang anda cintai, semoga setelah liburan ini bisa menambah semangat dalam berkarya. Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan agar dapat meraih kemenangan dihari yang fitri.

Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir&Batin