Sewa Hardware

Belum lama ini kami mendapat permintaan layanan sewa atau KSO (kerjasama Operasi) untuk infrastruktur IT seperti Server,PC, Printer, Networking,dll dari salah satu institusi. Karena kami hanya fokus pada core business kami yaitu development software, maka kami mencari beberapa pemain di bidang hardware untuk bekerjasama dalam rangka mengerjakan proyek tersebut. Namun hampir semua pemain hardware di yogyakarta yang kami hubungi, tidak mempunyai layanan KSO atau sewa dalam jangka waktu 3 atau 5 tahun. Kebanyakan distributor hardware hanya menyedikan layanan sewa perhari atau bulanan.

Di jakarta layanan sewa hardware seperti ini sudah cukup banyak. Karena sudah mulai banyak institusi pemerintah maupun perusahaan swasta yang lebih memilih menyewa peralatan-peralatan kantor mereka dari pada harus membeli secara tunai. Dengan menyewa infrastruktur IT dalam jangka waktu yang lama, institusi atau perusahaan tidak harus menginvestasikan dana yang besar sekaligus tapi mereka cukup membayar biaya sewa setiap bulan. Selain itu, institusi atau perusahaan tidak lagi direpotkan dengan urusan maintenance hardware tersebut karena sudah menjadi tanggung jawab penyedia jasa KSO atau sewa.

Dengan adanya layanan sewa hardware, institusi atau perusahan bisa fokus pada investasi di core business mereka. Apakah layanan sewa hardware atau infrastruktur IT ini bisa menjadi trend di masa yang akan datang? Kita lihat saja nanti :)…

Ketika Penyedia Produk Selalu Menjadi Tertuduh?

Minggu yang lalu saya mendapat informasi dari Project Manager yang sedang berada di lokasi (customer), bahwa salah satu backbone jaringan komputer (networking)  mati total tidak berfungsi. Celakanya lagi backbone yang tidak berfungsi ini merupakan salah satu jalur yang menangani bagian pelayanan (bersentuhan langsung dengan masyarakat) di instansi tersebut. Ironisnya kejadian ini terjadi pada saat jam kerja. Yang berakibat pelayanan kepada masyarakat menjadi croudit. Secara langsung tim IT customer memberikan penjelasan kepada pimpinan instansi,bahwa masalah terjadi karena kesalahan penyedia produk sistem.

Namun setelah dilakukan pengecekan investigasi oleh tim teknis dan tim IT Customer, ternyata ada orang oknum yang sengaja memindahkan SFP modular yang terhubung ke Switch Hub.Padahal untuk bisa mengutak-atik Switch hub tersebut harus mempunyai akses ke ruang server dan juga lemari server. Sementara yang mempunyai akses ke ruang server dan lemari server hanya tim IT Customer. Jika kami sebagai penyedia produk sistem pun ingin masuk, harus seijin dan ditemani pihak IT Customer tersebut.

Kejadian tersebut merupakan salah satu contoh bagaimana mindset sebagian customer. Semua masalah kerusakan yang terjadi terhadap suatu produk yang dibeli selalu dijudge sebagai kesalahan penyedia produk tersebut. Penyedia produk sering menjadi tertuduh atas semua masalah yang terjadi terhadap produk yang dijual. Meskipun masalah atau kesalahan yang terjadi hanya mungkin dilakukan oleh customer itu sendiri. Padahal tidak semua masalah kerusakan  yang terjadi merupakan kesalahan penyedia produk.

Bagaimana pendapat anda?