Melayat di Bulan Puasa

Pagi tadi sebelum berangkat kerja, saya dan salah seorang tetangga pergi layat ke tempat orang meninggal. Kebutulan salah seorang kerabat bapak ketua RT di komplek di mana saya tinggal meninggal dunia. Belum lama kami duduk di rumah duka, kami pun disuguhi makanan. Namun dengan halus kami tolak karena sedang menjalankan ibadah puasa. Saya perhatikan beberapa pelayat yang pulang sambil menenteng kardus berisi makanan. Tidak hanya sampai disitu setelah berpamitan pulang kepada tuan rumah, kami pun disuguhi lagi makanan untuk di bawa pulang, lagi-lagi dengan halus kami menolaknya.

Apakah menyediakan makanan untuk para pelayat di siang hari bulan ramadhan sudah menjadi tradisi di masyarakat kita ? atau memang tergantung dari daerahnya masing-masing. Pengalaman saya beberapa tahun yang lalu melayat di bulan ramadhan di daerah lain, memang sengaja tidak menyediakan makanan. Hal ini dilakukan untuk menghormati pelayat yang sedang berpuasa.

Bagaimana dengan tradisi di lingkungan tempat tinggal anda..?

Tantangan Anak Kecil Berpuasa

Tantangan bagi anak-anak yang sedang menjalankan ibadah puasa ternyata tidak kalah berat dibandingkan dengan orang-orang dewasa. Di kantor tempat saya bekerja belum pernah menemui ada orang yang berani makan dan minum seenaknya di depan orang yang sedang berpuasa. Sementara di lingkungan sekolah dimana anak saya belajar, anak-anak masih dengan bebas makan dan minum di depan teman-temannya yang sedang berpuasa. Sebenarnya TK tersebut sudah membuat aturan dimana setiap siswa tidak diperkenankan makan dan minum dilingkungan sekolah selama bulan ramadhan. Tapi namanya juga anak-anak untuk tidak makan dan minum selama berada di sekolah bukan perkara yang mudah. Guru pun tidak berani bersikap keras untuk melarang anak-anak yang makan minum di sekolah. Sudah mau belajar tanpa menangis dan ditemani orang tua saja sudah merupakan prestasi tersendiri buat anak-anak yang masih duduk di TK kecil tersebut. Karena masih ada orang tua yang harus menunggu anak-anaknya di sekolah selama kegiatan belajar berlangsung.

Untuk mengurangi aktivitas yang berlebihan dan godaan yang tidak diinginkan, selama bulan ramadhan kami sengaja melarang si kecil bermain di luar rumah seperti biasanya. Mungkin karena si kecil tidak keluar bermain bersama teman-teman seperti biasanya, maka temannyalah yang datang menyambanginya untuk bermain di rumah. Yang jadi masalah adalah kalau teman-teman yang datang kebutulan tidak berpuasa. Karena tidak sedikit dari anak-anak yang seusianya puasanya hanya setengah hari. Kami sebagai orang tua tidak mungkin melarang teman-temannya makan dan minum selama berada di rumah kami.

Berpuasa itu tidaklah mudah, untuk itu harus dilatih sejak usia dini dan dilakukan secara bertahap seiring dengan bertambahnya usia si anak. Tahun kemarin si kecil puasanya hanya sampai siang hari dan masih banyak bolongnya. Untuk tahun ini puasanya sudah mulai sampai magrib. Walaupun kemarin sempat bolong selama 3 hari karena nggak enak badan. Alhamdulillah kemarin sudah mulai baikan dan hari ini insyaallah sudah mulai berpuasa lagi. Semoga si kecil dapat menjalini puasa hari ini dan selanjutnya dengan lancar…Amiin

Olahraga di Bulan Ramadhan

Kegiatan olahraga bersama teman-teman kantor yang biasanya dilaksanakan setiap minggu, akhirnya harus libur untuk sementara waktu. Alasan diliburkan tentu saja karena memasuki bulan ramadhan. Beberapa teman sepakat untuk meliburkan kegiatan olahraga ini agar tidak mengganggu teman-teman yang sedang menjalankan ibadah puasa.

Bagi yang sudah terbiasa melakukan kegiatan olahraga secara rutin di gym, bulan puasa mungkin tidak menjadi penghalang. Karena ada juga tempat-tempat kebugaran yang tetap buka sampai pukul 10 malam. Jadi jadwal olahraganya bisa diganti menjadi malam hari. Bahkan masih bisa dilaksanakan setelah menjalankan ibadah shalat tarawih. Mungkin untuk pencinta olahraga renang cukup kesulitan karena kolam renang untuk umum biasanya sudah tutup pada malam hari :), kecuali bagi yang sudah terbiasa renang pada saat menjalankan ibadah puasa.

So kita tidak harus bersedih kalau terpaksa meninggalkan kebiasaan berolahraga selama bulan ramadhan. Bukankah dengan berpuasa tubuh kita akan menjadi sehat..?

Bagaimana dengan anda.? Apakah anda tetap berolahraga di bulan puasa..?