Menentukan Fokus Produk

Tidak sedikit dari start up company misi awalnya hanya membuat produk berdasarkan kebutuhan customer (customize product). Namun seiring dengan perkembangan usaha, sudah mulai mempertimbangkan untuk fokus pada produk tertentu. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir cost yang tinggi sehingga product yang dihasilkan bisa bersaing.

Penentuan fokus produk biasanya dilandasi karena pertimbangan kebutuhan pasar yang potensial. Selain itu, ketersediaan resource serta core kompetensi yang dimiliki juga menjadi tolak ukur. Memang tidak mudah menentukan produk mana yang menjadi fokus perusahaan. Belum lagi godaan permintaan product-product customize dengan nilai yang sangat menggiurkan.

Salah satu kelebihan menentukan fokus produk adalah perusahaan berpotensi untuk menjadikan produk tersebut menjadi produk massal (mass product). Dengan riset tertentu, namun berpeluang mendapatkan benefit yang tinggi. Apalagi kalau produk yang dihasilkan bisa diterima oleh pasar dengan baik.

Iklan

Saham untuk karyawan

Banyak cara yang dilakukan oleh owner perusahaan untuk mempertahankan karyawan-karyawan terbaiknya. Salah satu cara yang ditempuh adalah dengan memberikan saham kepada beberapa eksekutif terbaiknya. Walaupun saham yang di share ke karyawan relatif kecil. Namun mempunyai potensi secara finansial meningkat seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan perusahaan.

Banyak dari faunder dan eksekutif terbaik perusahaan start-up dot com di luar negeri menjadi jutawan dalam usia yang relatif mudah. Jutawan-jutawan mudah ini menjadi kaya raya seiring dengan menigkatnya harga saham perusahaan. Disamping pertimbangan itu, tentu saja owner perusahaan ingin mempertahankan karyawan terbaiknya agar tetap loyal terhadap perusahaan. karena tidak sedikit dari perusahaan raksasa membajak eksekutif terbaik perusahaan lain untuk menjadi eksekutif perusahaannya. Dengan iming-iming kompensasi yang besar dibandingkan dengan gaji yang diterima dari perusahaan sebelumnya.

Bagaimana dengan perusahaan start-up IT di indonesia apakah perlu memberikan saham kepada karyawan terbaiknya..? Karena banyak juga tenaga IT profesional indonesia memilih bekerja di luar negeri karena kompensasi yang diterima jauh lebih besar di bandingkan dengan bekerja di perusahaan IT lokal.

Pemberian saham kepada karyawan, sudah harus menjadi pertimbangan para owner perusahaan start-up untuk meningkatkan produktifitas dan loyalitas karyawan terhadap perusahaan.